Jumat, 09 Desember 2011

Canon meluncurkan pemindai jinjing

Untuk mendukung mobilitas pekerjaan yang tinggi, Canon meluncurkan pemindai jinjing yang compact dan tentu saja portable. Kalau yang personal ini memang lebih ke arah mobilitas, bisa dibawa kemana-mana dan lebih portable," jelas Monica Aryasetiawan, Division Manager Consumer System Product Division Canon Datascrip di Gedung Datascrip, Selasa (6/12/2011).

Monica menambhakan, "Canon P-215, merupakan pemindai unggulan di kelasnya yaitu low-end. Bentuknya yang kecil dengan berat kurang dari 1 Kg membuatnya mudah dibawa kemanapun. P-125 hadir dengan beberapa keunggulan, antara lain Capture OnTouch Lite, dengan built-in aplikasi ini pengguna bisa dengan mudah memindahkan hasil pemindaian ke PC atau laptop melalui kabel USB 3.0. Selain itu pengguna juga tidak perlu menginstal aplkasi atau driver apa pun untuk menggunakan pemindai tersebut.

Pemindai ini memiliki kecepatan yang mencapai 15 ppm, dan mampu mempu memindai 20 lembar kertas A4 melalui bakinya. Selain itu P-125 juga bisa memindai kartu plastik, melalui feeder yang berbeda untuk dokumen. Canon juga membekali P-125 dengan memberikan kemudahan akses ke cloud, antara lain scan-to-cloud dengan Evernote dan Microsoft SharePoint.

Monica mengungkapkan bahwa P-125 merupakan produk penyempurna dari model pemindai portable sebelumnya, yang terjual sekira 300 unit pada 2010. Seiring waktu jumlah tersebut meningkat dan berhasil terjual sekira 400 unit di tahun ini.

Sedangkan untuk pemindai jinjing terbaru ini, Monica mengatakan, "Kita menargetkan 650 unit terjual ditahun depan. P-125 ini dibanderol dengan harga berkisar USD500 dan akan ada dipasaran pertengahan bulan ini.
READ MORE ~>> Canon meluncurkan pemindai jinjing

Jumat, 18 November 2011

Widjajono Partowidagdo

Widjajono Partowidagdo, terdakwa kasus pembuatan jalan menuju vila pribadinya dengan membabat hutan dibebaskan Mahkamah Agung. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu juga divonis bebas di Pengadilan Negeri Bale Bandung,

"Karena permohonan kasasi Jaksa Penuntut Umum dinyatakan tidak dapat diterima dan terdakwa (Widjajono) tetap dibebaskan, maka biaya perkara dibebankan kepada Negara," kata Ketua Majelis Hakim, Timur P Manurung.

Perkara itu diputus awal 2011, namun baru dipublikasikan MA melalui situs mereka pada Jumat 18 November 2011. Majelis menilai putusan bebas di Pengadilan Negeri adalah putusan bebas murni, sehingga MA tetap membebaskan Widjajono.

Kasus ini terjadi pada rentang 2003 hingga 2007. Widjajono mempunyai tanah yang di atasnya dibangun vila di areal kawasan hutan Gunung Masigit, Kabupaten Bandung. Akses keluar masuk ke dalam vila miliknya terdapat jalan setapak yang hanya dapat dilalui dengan cara jalan kaki.

Berdasarkan dakwaan jaksa, Widjajono dituding melebarkan jalan setapak agar kendaraan roda empat dapat masuk sampai ke bangunan vilanya. Hanya saja, menurut jaksa, sebelum izin turun, Widjajono tetap melebarkan jalan itu. Tindakan itu mengakibatkan perubahan terhadap keutuhan zona inti taman nasional.

Karena tindakan tersebut, Widjajono didakwa jaksa dengan Pasal 40 ayat 1, Pasal 40 ayat 3 UU 50 tahun 90 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dan Pasal 50 ayat 3 UU 41/1999 tentang Kehutanan, Pasal 50 ayat (3) huruf a UU 41/1999 jo Pasal 78 ayat (2) UU No. 41 tahun 1999 tentang Kehutanan jo 55 ayat (1) ke 2 KUHP.

Atas kasus tersebut, akhirnya jaksa menuntut pidana kurungan lima bulan dan terdakwa segera ditahan dan denda sebesar Rp5.000.000 subsider 3 bulan kurungan. Hanya saja, semua dakwaan dan tuntutan jaksa tersebut kandas. Majelis hakim Pengadilan Negeri Bale Bandung pada 1 April 2009 menyatakan Widjajono bebas. Kemudian, jaksa kasasi dan di tingkat kasasi, Widjajono tetap dibebaskan.
READ MORE ~>> Widjajono Partowidagdo

Kamis, 27 Oktober 2011

Tujuh pegawai negeri sipil

Tujuh pegawai negeri sipil (PNS) lingkup Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sulsel yang menjadi terdakwa korupsi pengadaan TV edukasi untuk sekolah dasar (SD), terancam 20 tahun penjara. Jaksa penuntut umum (JPU) Yusuf Putra menyatakan, terdakwa terbukti bersama-sama terlibat proses tender pengadaan TV edukasi yang merugikan negara Rp1,6 miliar.

Perbuatan mereka telah melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 Undang- Undang Tindak Pidana Korupsi No 31/1999 juncto Pasal 55, dengan ancaman kurungan minimal 1 tahun dan maksimal 20 tahun,” tutur dia dalam sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), kemarin.

Tujuh PNS tersebut, yakni ketua panitia tender Sitti Nurbaena dan anggotanya, Suherman Suardy, Syafruddin Mappagiling, Hermin Padaunan, Harkas, Imran Hasbie, dan Sylvia Maria Runturambi. Dalam dakwaannya, yusuf juga sempat menyebutkan nama Kepala Dinas Pendidikan Nasional Sulsel Andi Patabai Pabokori yang bertindak selaku kuasa pengguna anggaran (KPA). Dia yang mengesahkan panitia tender untuk menjalankan proyek Rp6,5 miliar.

“Nanti dilihat dalam persidangan, kemungkinan ada keterlibatan orang lain dalam perkara ini,”tandasnya. Perkara ini juga menyeret Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Khusus (BPSK) Elfis Rizal sebagai terdakwa utama. Namun, berkas pemeriksaan dan persidangan dilakukan terpisah. Dia turut menjalani sidang lanjutan dengan agenda tanggapan jaksa atas pleidoi yang diajukan terdakwa pekan lalu.

JPU Yusuf Putra menyatakan menolak pembelaan tersebut dan menunggu pembuktian saat memasuki materi persidangan. Korupsi di Diknas Sulsel ini terkuak berdasarkan laporan internal Diknas yang menduga adanya mark-up anggaran dalam pengadaan alat bantu pendidikan di SD di 24 kabupaten kota.

Penyidik menemukan adanya penggelembungan harga pembelian televisi, stabilisator, parabola, dan beberapa itempenunjang untuk program TV edukasi yang didesain khusus. Total anggaran proyek ini mencapai Rp6,5 miliar.
READ MORE ~>> Tujuh pegawai negeri sipil

Predikat sebagai wakil rakyat

Predikat sebagai wakil rakyat yang melekat pada jabatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seharusnya menjadi tanggung jawab menyambung aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

Namun, bagaimana jika legislator lebih memilih menekuni kesenangannya ketimbang bertemu warga yang ingin menyampaikan keluh kesahnya? Seperti yang terlihat dalam demonstrasi puluhan mahasiswa dari Universitas Negeri Makassar (UNM) dan UIN Alauddin di Kantor DPRD Makassar yang memprotes pemadaman listrik. Kendati terbilang isu sensitif karena menyangkut energi,unjuk rasa ini tidak direspons anggota Dewan.

Sebaliknya, sejumlah anggota DPRD malah asyik bermain catur. Pantauan media, puluhan mahasiswa yang mendatangi Kantor DPRD Makassar, sekitar pukul 14.30 Wita, hanya bisa berteriak-teriak di depan ruang-ruang komisi untuk menyuarakan aspirasinya. Awalnya, mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Makassar itu sempat naik ke lantai dua kantor DPRD dengan mendatangi ruangan ketua.

Akan tetapi, tidak seorang pun legislator yang mereka temui. Tidak menemukan legislator di lantai dua, puluhan mahasiswa itu kemudian turun ke lantai satu di mana terletak ruang-ruang komisi, ruang Badan Anggaran serta ruangan Sekretariat DPRD. Mahasiswa sempat menyisir ruang-ruang komisi, tetapi pintu-pintu ruangan tertutup rapat dan tidak seorang pun anggota Dewan yang menerima aspirasi mereka.

Padahal,sekitar pukul 14.30 Wita itu terdapat sejumlah agenda DPRD yang melibatkan banyak anggota Dewan. Salah satunya agenda rapat kerja di Komisi A yang berlangsung rapat komisi maupun rapat panitia khusus (pansus) tentang rancangan perda prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) atau rancangan perda yang mengatur tentang fasilitas umum dan fasilitas khusus. Sementara itu, di ruang Komisi D DPRD Makassar, terlihat dua legislator tengah asyik bermain catur, dan tak peduli dengan unjukrasa.

Dua legislator tersebut yakni Nelson Marnansi Kammisi dari Fraksi Makassar Bersatu (PDS) dan Hamzah Hamid dari Fraksi Partai Amanat Nasional, justru asyik terlihat bermain catur dan tidak berinisiatif menerima aspirasi mahasiswa. Hamzah mengaku kalau dia memang bermain catur.

“Lagi tak ada kerjaan jadi santai tidak apa-apa. Selain itu, menerima aspirasi mahasiswa itu adalah tugas pimpinan Dewan,”ujar Wakil Ketua Komisi D DPRD Makassar itu Sementara itu, mahasiswa melalui pengeras suara menuntut dukungan DPRD ikut mendesak PT PLN Sultanbatara secepatnya mengatasi pemadaman bergilir yang kerap terjadi belakangan ini dan mendesak PLN segera mencari solusi.

“Mana anggota Dewan semua ini,kami mau menyampaikan aspirasi,tapi tidak ada.Ini kantor mereka, mana mereka itu. Masa tidak ada yang berkantor,”teriak salah seorang pengunjuk rasa, kemarin.
READ MORE ~>> Predikat sebagai wakil rakyat

Sabtu, 08 Oktober 2011

Puluhan jembatan gantung

Puluhan jembatan gantung di Kabupaten Muaraenim rusak. Sebagian besi penyangganya sudah keropos, kawat (sling) jembatan lepas dan putus, kayu lapuk serta fondasinya retak dan labil. Kepala Bidang (Kabid) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan pada Dinas PU Bina Marga Muaraenim Fahmi mengakui kondisi ini. Karena itu, pihaknya segera memperbaikinya. “Sekitar 20% dari jembatan yang ada harus segera mendapat penanganan. Untuk itu, mulai tahun ini kita sudah mulai melakukan perbaikan secara bertahap,” ujar Fahmi di Muaraenim kemarin.

Menurut Fahmi, pascatragedi putusnya jembatan gantung di Desa Ujan Mas Lama yang menelan satu korban tewas dan puluhan luka-luka beberapa waktu lalu, pihaknya telah mendata secara detil seluruh jembatan di Kabupaten Muaraenim. Untuk tahun ini, pihaknya akan melakukan rehabilitasi 10 unit jembatan yang ada. Sedangkan, sisa lainnya akan di perbaiki secara bertahap. “Rehabilitasi jembatan kita lakukan sesuai dengan prioritas, yakni dilihat dari yang kondisinya benar-benar sudah urgen dan yang lalu lintasnya paling padat,”kata Fahmi.

Ke depan,bila memungkinkan, pihaknya akan mengganti seluruh jembatan gantung yang ada dengan spesifikasi yang lebih baik. Seperti ukuran tali sling yang lebih besar dan lantai jembatan dari besi. Jadi, jembatan bisa menahan beban lebih berat dan tahan lama. Jembatan gantung yang ada di wilayah Muaraenim tersebar masing-masing 10 unit di Kecamatan Muaraenim, 7 unit di Ujanmas, 6 unit di Gunung Megang, dan 4 unit di Lawang Kidul. Kemudian, ada 3 unit di Talang Ubi, 3 unit di Semende Darat Laut (SDL), 2 unit di Semende Darat Ulu (SDU),1 unit di Semende Darat Tengah (SDT),dan 1 unit Lubai serat 20 di Tanjung Agung.

Seluruh konstruksi jembatan dibangun dari beton dan sling baja dengan lantai kayu. Sedangkan, ukuran jembatan bervariasi mulai panjang 258–16 meter dan lebar dari 1,2–2,7 meter. “Untuk kondisi jembatan belum bisa dipastikan sebab tahun pembuatannya bervariasi. Namun, kita akan terus melakukan pemantauan, khususnya bagi jembatan yang tahun pembuatannya sudah lama,” ujar Fahmi. Untuk itu, pihaknya berharap masyarakat sama-sama menjaga aset yang telah ada. Seperti, tidak menggunakan jembatan gantung melebihi kapasitas serta tidak melewati jembatan secara bersamaan agar beban tidak bertumpu pada satu titik.

Sedangkan,pihak perusahaan di sekitar desa yang mempunyai jembatan gantung diminta bisa membantu pembangunan tersebut karena dana yang digunakan untuk membuat satu jembatan gantung cukup besar. “Keberadaan jembatan gantung sangat diperlukan guna memperlancar urat nadi dan perekonomian masyarakat desa,”kata dia. Iskandar, masyarakat Desa Guci, Kecamatan Ujanmas, Muaraenim, mengaku kecewa dengan kebijakan Pemkab yang hanya memperbaiki jembatan gantung di desa tersebut. Sebab, masyarakat setempat mengharapkan rehabilitasi total. Kami harap jembatan ini bukan hanya sekedar mendapat perbaikan saja.Tapi direhab total, biar aman saat digunakan warga,”ungkapnya.
READ MORE ~>> Puluhan jembatan gantung

Minggu, 24 Juli 2011

Harapan warga Indonesia

Harapan warga Indonesia memiliki bandara berkelas internasional, sepertinya tidak lama lagi. Pemerintah telah menyetujui desain baru rencana induk Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang ditawarkan PT Angkasa Pura II. Grand design telah mendapatkan persetujuan dari Wakil Presiden Boediono dalam Rapat Pengembangan Bandara Soekarno-Hatta di kantor Wapres, Jakarta, 24 Mei lalu.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S. Sunoko mengungkapkan, sebagai upaya tindak lanjut, PT. Angkasa Pura II telah membuat desain teknis rinci atau detailed engineering design (DED). "Saya berharap proses pengerjaan fisik pengembangan bandara di Cengkareng tersebut bisa dimulai pada awal 2012 mendatang," kata Tri kepada media, Sabtu, 23 Juli 2011.

Menurutnya, saat ini tim Angkasa Pura II langsung bekerja untuk memproses pembuatan DED rancangan baru Bandara Soekarno-Hatta. Saat ini tim sedang mempercepat menggarap proses pembuatan dokumen DED. Kita targetkan agar bisa selesai akhir 2011, sehingga target proses konstruksi fisik pada 2012 bisa dilakukan. Ground breaking yang kita rencanakan awal 2012 tidak boleh molor, karena bisa memberikan efek domino terhadap seluruh proses di belakangnya,” katanya.

Tri menegaskan percepatan terhadap proses pengembangan Bandara Soekarno-Hatta mutlak untuk dilakukan. Hal itu mengingat jumlah pergerakan penumpang saat ini telah mencapai dua kali lipat dari kapasitas yang tersedia, yaitu 44,3 juta penumpang per tahun yang dilayani 14 maskapai pada jalur penerbangan domestik dan 41 maskapai di rute internasional. Sedangkan kapasitas terminal yang tersedia hanya untuk melayani 22 juta penumpang per tahun.

Target dari revitalisasi ini adalah meningkatkan kapasitas Bandara Soekarno-Hatta agar dapat melayani hingga 62 juta penumpang per tahun pada 2014,” ujarnya. Adapun untuk pendanaan akan ditanggung sendiri oleh AP II untuk sementara. Apabila tidak mencukupi akan kerjasama dengan bank nasional dan pilihan terakhir melakukan obligasi. "Perkiraan biaya akan menyiapkan Rp11,7 trilyun," ujarnya. Demikian catatan online Setan Internet yang berjudul Harapan warga Indonesia.
READ MORE ~>> Harapan warga Indonesia

Jumat, 15 Juli 2011

Enam tokoh inspiratif

Enam tokoh inspiratif memperoleh penghargaan bidang kesehatan Sang Teladan yang diadakan Decolgen. Keenam orang ini dianggap melakukan dedikasi yang besar dan tanpa pamrih untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah.

Mereka adalah Eulis Rosmiati (bidan penggerak swadana kesehatan di Sukabumi), Anto Bagus (dokter gigi pengoperasi penderita gi gi sumbing di Mojokerto), Michael Leksodimulyo (dokter penggagas klinik keliling di Surabaya), Widarti (pemberdaya kader kesehatan di Lumajang), Tiara Savitri (pendiri Yayasan Lupus Indonesia), dan Salvi Rani (relawan klinik penyalahgunaan narkoba di Bukittinggi).

Mereka terpilih dari 857 kandidat. Dalam penganugerahan penghargaan ini, Jumat (15/7) di Jakarta, Michael dinobatkan sebagai peraih award Sang Teladan favorit pilihan masyarakat, sementara Eulis Rosmiati sebagai Sang Teladan Pilihan Juri.

Bertindak sebagai dewan juri, yaitu sosiolog Imam Prasodjo, pakar kesehatan Fahmi Idris, praktisi ksehatan Joserizal Jurnalis, anchor Metro TV Najwa Shihab, dan presenter TV M Farhan. Demikian catatan online Setan Internet yang berjudul Enam tokoh inspiratif.
READ MORE ~>> Enam tokoh inspiratif

Selasa, 12 Juli 2011

Pekalongan dan batik ibarat sepasang kekasih

Pekalongan dan batik ibarat sepasang kekasih yang tak terpisahkan. Pekalongan berkembang sebagai sentra pembuatan batik. Permintaan batik begitu banyak, sampai-sampai batik Pekalongan dikirim ke berbagai daerah di nusantara. Oleh karena itu, bisnis di Pekalongan pun tumbuh pesat. Layaknya kota lain yang tumbuh, kebutuhan akan hotel pun meningkat. Pekalongan memang telah memiliki beberapa hotel melati dan berbintang.

Nah, salah satunya adalah Hotel Marlin Pekalongan. Hotel tersebut masih tergolong baru buka. Walaupun begitu posisinya yang strategis mampu menarik tamu untuk bermalam di hotel itu. Coba bayangkan ini. Soft opening dari Hotel Marlin Pekalongan pada 12 November 2010. Namun, okupansi sudah mencapai 70-80 persen per malam. Padahal untuk grand opening baru dilaksanakan 18 Maret 2011 di Semarang oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik.

Hotel Marlin Pekalongan terletak di Jalan Raya Wiradesa No. 25, Pekalongan. Letaknya tidak di pusat kota ataupun di tengah keramaian Kota Pekalongan. Hanya saja, setiap kendaraan yang akan masuk Pekalongan pasti melewati hotel itu. Apalagi di tengah pekatnya malam, pengendara yang melintasi Jalan Raya Wiradesa langsung disambut kemerlap lampu bertuliskan "Marlin".

Di tengah kelelahan mengemudi lintasi jalur pantura, Hotel Marlin Pekalongan bagaikan oase. Ia seakan membujuk rayu pengendara untuk beristirahat dan menginap di hotel tersebut sekadar melepas penat. Meskipun tampilan hotel ini sangat sederhana, kehangatan begitu terasa. Petugas hotel yang ramah mulai dari resepsionis sampai pelayan restoran. Hal remeh namun begitu membekas bagi tamu.

Masuk ke area resepsionis, "7 Sea's Lounge" akan menyambut tamu dengan aneka musik yang begitu menghibur. Langsung ingin ketenangan? Beranjak saja ke kamar Hotel Marlin Pekalongan. Hotel ini menyediakan dua tipe kamar yaitu kamar Standard dan kamar Deluxe. Kamar yang apik nan hangat. Setiap kamar didesain sangat luas dan dengan fasilitas lengkap. Sebut saja misalnya TV yang digunakan adalah flat LCD dengan saluran program kabel.

Meski masuk kategori bintang dua, fasilitas Hotel Marlin Pekalongan setara dengan bintang tiga. Dengan harga yang terjangkau, hotel ini cocok untuk kalangan pebisnis. Fasilitas akses cepat internet wifi tersedia di semua area hotel. Hotel ini juga memiliki ruang pertemuan yang bisa menampung 70 sampai 100 orang. Dari luar, Hotel Marlin Pekalongan tampak menonjol di deretan ruko-ruko.

"Kebetulan lokasi Marlin adalah bekas Wiradesa Mall yang bangkrut," tutur Manager Hotel Marlin Pekalongan, Didik M. Adi. Harga per kamar bisa dibilang murah untuk hotel dengan fasilitas layaknya bisnis hotel. Hanya Rp 275.000 untuk kamar tipe Standard dan Rp 385.000 untuk kamar tipe Deluxe. Hotel Marlin Pekalongan dikelola di bawah manajemen Dafam Hotels & Resorts. Rencananya, Dafam Hotels & Resorts akan mengeluarkan hotel berbintang di pusat Kota Pekalongan.

"Marlin memang ingin ikut meramaikan Kabupaten Pekalongan. Tapi kalau Dafam Hotel akan operasi bulan November tahun ini di tengah kota. Marlin didesain untuk budget hotel dengan fasilitas minimalis. Sedangkan Dafam Hotel Pekalongan adalah business hotel dengan fasilitas bintang lima," kata Didik. Tak tanggung-tanggung, Dafam Hotel Pekalongan rencananya akan berlantai delapan. Kita tunggu saja kehadiran hotel megah itu. Demikian catatan online Setan Internet yang berjudul Pekalongan dan batik ibarat sepasang kekasih.
READ MORE ~>> Pekalongan dan batik ibarat sepasang kekasih

Kamis, 24 Maret 2011

Memvonis mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Komjen (Pol) Susno Duadji dengan hukuman tiga tahun enam bulan penjara ditambah denda Rp 200 juta dengan subsider 6 bulan kurungan.

"Terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama sesuai dakwaan kedua, kedua dan dakwaan pertama alternatif kelima," ujar Ketua Majelis Hakim, Charis Mardiyanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (24/3/2011) malam.

Jenderal bintang tiga itu juga harus membayar uang pengganti senilai Rp 4 miliar yang harus dibayar dalam jangka waktu satu bulan.

"Jika tidak dibayar akan disita harta bendanya atau diganti dengan kurungan selama satu tahun," ucap Charis.

Susno Duadji terbukti menerima suap Rp 500 juta dari Haposan Hutagalung melalui Sjahril Djohan dalam penanganan perkara PT Salmah Arowana Lestari. Susno juga terbukti menyalahgunakan wewenang saat menjabat Kepala Polda Jabar dengan memerintahkan pemotongan dana pengamanan Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat pada 2008 untuk penggunaan yang tidak semestinya. Majelis hakim menilai, perbuatannya tersebut merugikan negara Rp 8,1 miliar.

"Terbukti melakukan pemotongan dana dan setelah terkumpul tidak digunakan untuk pengamanan Pilkada tapi pembelian valuta asing, camry sebagai mobil dinas, atensi Kapolda Jabar dan pejabat Polda," ujar anggota majelis hakim, Samsudin.

Susno terbukti melanggar Pasal 11 Jo Pasal 18 UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan pasal 3 jo Pasal 18 dalam undang-undang yang sama. Adapun hal-hal yang meringankan, Susno mengungkap adanya penyimpangan di Mabes Polri dan berada dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Terdakwa telah mengabdi kepada negara selama 34 tahun," kata Charis. Sedangkan hal-hal yang memberatkan, telah merugikan keuangan negara dan tidak memberi contoh yang baik kepada masyarakat sebagai penegak hukum. Vonis terhadap Susno lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Susno 7 tahun penjara dengan denda Rp 500 juta. Demikian catatan online Setan Internet tentang Memvonis mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri.
READ MORE ~>> Memvonis mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri

Senin, 07 Maret 2011

Apple iPhone 4

Krusell memperbarui daftar 10 ponsel terlaris. Dan posisi Apple iPhone 4 sebagai penyandang predikat ponsel terlaris belum tergantikan. Ini adalah kali kelima smartphone berbasis iOS itu menduduki posisi puncak.

Artinya, iPhone 4 bertahan di posisi puncak sebagai ponsel terpopuler selama lima bulan berturut-turut sejak bulan Oktober tahun lalu.

Jika menilik kemampuan dan fiturnya, rasanya smartphone terakhir besutan Apple itu memang pantas menyabet gelar ponsel terlaris. Ia mendobrak pasar dengan fitur FaceTime yang membuat aktivitas video call lebih nyata dan benderang dibandingkan generasi sebelumnya.

Selain itu, iPhone 4 juga dilengkapi Retina display Apple terbaru yang memungkinkan tampilan beresolusi tertinggi yang pernah dihadirkan pada ponsel untuk menghasilkan teks, gambar, dan video yang lebih detail dan tajam.

Dalam daftar terbaru, Samsung Galaxy Tab berhasil memikat perhatian. Posisinya melejit enam peringkat ke posisi ke-2 dari posisi ke-8. Galaxy Tab merupakan tablet PC pertama Samsung yang hadir dengan layar 7-inci dan berbasis OS Android.

Selebihnya, penghuni daftar bulan ini kurang lebih sama. Ada HTC Desire HD, Nokia 3720 Classic, Nokia C5. Terdapat pendatang baru seperti HTC Wildfire sementara Nokia N8 hengkang dari daftar.

Berikut 10 ponsel terlaris per bulan Februari 2011 versi Krusell:
Apple iPhone 41. (1) Apple iPhone 4
2. (8) Samsung Galaxy Tab
3. (2) HTC Desire HD
4. (3) Nokia 3720 Classic
5. (5) Nokia C5
6. (10) Nokia E52
7. (7) Samsung GT-B2710 / Xcover 271
8. (-) HTC Wildfire
9. (-) Samsung B2700
10. (6) Samsung I9000 Galaxy S

( ) = posisi bulan lalu.

"Tablet lebih sering diperbincangkan belakangan ini," kata Ulf Sandberg, CEO Krusell, melalui keterangan resmi yang dikutip media massa, Selasa 8 Maret 2011.

"Permintaan casing (pembungkus) Samsung Galaxy Tab sangat besar selama beberapa bulan terakhir. Sayangnya, daftar ini hanya menyajikan ponsel-ponsel dengan catatan penjualan terlaris, sebab itu Apple iPad tidak masuk dalam daftar. Jika diperhitungkan, iPad bisa ditempatkan di peringkat kedua."

"Ini akan sangat menarik untuk memperhatikan di mana posisi tablet perdana HTC. Saya kira HTC Flyer akan mulai masuk ke dalam daftar sejak kuartal kedua tahun 2011," tandas Sandberg.

Sebagaimana diketahui, pemilihan 10 ponsel di atas didasari pada daya serap konsumen terhadap produk-produk casing (pembungkus) ponsel sepanjang 2010, termasuk perangkat serta pernak-pernik portabelnya, yang diproduksi Krusell sebanyak lebih dari tiga juta unit rata-rata per tahun.

Daftar keluaran produsen pernak-pernik perangkat elektronik dan ponsel asal Swedia ini cukup unik mengingat data yang terkumpul merepresentasikan penjualan ponsel di 6 benua dan lebih dari 70 negara di seluruh dunia. Demikian catatan online Setan Internet tentang Apple iPhone 4.
READ MORE ~>> Apple iPhone 4

Kompol Iwan Siswanto

Kejaksaan telah menyatakan berkas perkara tersangka Kompol Iwan Siswanto sudah lengkap atau P21 menjelang masa penahanannya habis, Senin (7/3/2011). Dengan demikian, mantan Kepala Rumah Tahanan Brimob Kelapa Dua, Depok, itu tetap ditahan.

”Berkas perkara Kompol Iwan Siswanto sudah P21,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Senin malam.

Boy mengatakan, setelah dinyatakan P21, penyidik langsung melimpahkan tersangka berikut barang bukti ke Kejaksaan Negeri Depok. Selanjutnya, jaksa penuntut umum akan menyusun dakwaan sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Depok untuk diadili.

Seperti diberitakan, masa penahanan Iwan selama 120 hari akan habis pada Selasa (8/3/2011) dini hari. Jika berkas perkara tak dinyatakan P21, penyidik harus membebaskan Iwan dari rumah tahanan sebagaimana delapan anak buah Iwan.

Penahanan terhadap delapan mantan petugas rumah tahanan, yakni Briptu BH, Briptu DA, Briptu DS, Briptu AD, Bripda ES, Bripda JP, Bripda S, dan Bripda B telah ditangguhkan Jumat pekan lalu lantaran berkas perkara mereka belum P21 hingga masa penahanan habis. Berkas kedelapan tersangka tengah diperiksa jaksa.

Mereka dijerat pasal korupsi setelah diduga menerima suap dari Gayus Halomoan Tambunan ketika memberi izin keluar-masuk sel sebanyak 68 kali tanpa prosedur bagi terpidana kasus mafia pajak itu. Iwan diduga menerima total Rp 368 juta dari Gayus. Dari rumahnya, penyidik menyita buku tabungan, kartu ATM, dan bon pembelian emas.

Hingga saat ini belum jelas dari mana sumber uang Gayus untuk menyuap. Gayus membantah telah menyuap petugas ketika keluar untuk pelesiran ke berbagai negara. Demikian catatan online Setan Internet tentang Kompol Iwan Siswanto.
READ MORE ~>> Kompol Iwan Siswanto

Indonesia Corruption Watch (ICW)

Indonesia Corruption Watch (ICW) mengemukakan perlunya audit forensik secara independen untuk penyelesaian kasus Bank Cantury. Sebab, menurut ICW, hasil audit investigasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan yang terakhir tidak cukup menjelaskan secara rinci aliran dana yang terkait bailout Bank Century itu.

Melalui audit forensik independen bisa ditelusuri ke mana larinya talangan dana senilai Rp 6,7 triliun dan siapa saja yang dicurigai menerima dana tersebut tanpa dibumbui unsur-unsur kepentingan yang menghambat jalannya audit. ”Seharusnya audit forensik dilakukan melalui lembaga audit forensik yang independen. Jika demikian kasus itu sudah dekat menuju pengungkapan korupsi,” kata aktivis ICW, Adnan Topan Husodo, saat jumpa pers di kantor ICW, Senin (7/3/2011).

Audit forensik oleh tim independen bisa saja dilakukan, kata Adnan, tetapi tergantung siapa yang berinisiatif melakukannya. Tim harus benar-benar berasal dari orang-orang yang independen dan tidak memiliki kepentingan dalam bentuk apa pun untuk menyelesaikan kasus ini. ”Sekarang tinggal inisiatif dari siapa yang ingin mengangkat kasus ini untuk dilakukan audit forensik independen,” tutur Adnan.

Sebelumnya, KPK juga pernah meminta audit forensik harus dikerjakan oleh lembaga audit yang betul-betul independen. Hal ini bisa mempersempit konflik kepentingan tak terjadi dalam kasus Bank Century. Selain itu, juga bisa membantu kelancaran jalannya proses hukum selanjutnya. Demikian catatan online Setan Internet tentang Indonesia Corruption Watch (ICW).
READ MORE ~>> Indonesia Corruption Watch (ICW)

Minggu, 23 Januari 2011

Menyesalkan sikap ngotot pemerintah

Pengamat Perminyakan, Kurtubi, menyesalkan sikap ngotot pemerintah untuk tetap memberlakukan pembatasan Premium April mendatang. Menurutnya, di tengah kenaikan harga Pertamax, kebijakan itu dinilainya sama dengan menyerahkan harga BBM pada pasar.

“Sekarang, kalau pemerintah melarang masyarakat membeli Premium dan beralih ke Pertamax, itu berarti memaksa masyarakat membeli harga pasar,” kata Kurtubi di sela Workshop Investigasi Isu Korupsi dan Industri Ekstraktif yang diselenggarakan Transparency Internasional Indonesia, Sabtu 22 Januari 2011

Alasannya, kata Kurtubi, rakyat tidak mendapat subsidi sama sekali di harga Pertamax itu. “Ini sama juga melanggar keputusan Mahkamah Konstitusi,” ucapnya.

Kurtubi mengatakan, MK menyebutkan bahwa penerapan harga pasar adalah bertentangan dengan konstitusi. “Berarti kalau pemerintah memaksakan membeli Pertamax, sama saja pemerintah melanggar konstitusi. Ini bisa memicu impeachment,” ucapnya.

Kurtubi menilai, saat ini tidak ada gejolak dari masyarakat menanggapi rencana itu karena masyarakat belum paham pokok masalahnya. Menurutnya, saat ini rakyat percaya pemerintah tidak menaikkan harga BBM. Namun, begitu menyadari harus membeli Pertamax yang pada April 2011 diprediksi harganya akan mencapai Rp9.500, gejolak tak terelakkan.

“Saat ini rakyat belum mengerti, begitu mereka mengerti diwajibkan membeli yang Rp9.500 akan timbul gejolak,” kata Kurtubi. “Begitu mengerti, di suruh demo, mereka akan demo besar-besaran,” ucapnya.

Kurtubi juga menilai, kebijakan pemerintah itu tidak tepat. Sebab, berpotensi langkah itu dapat memandekkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi daya beli masyarakat.

Selain itu, Kurtubi juga mengungkapkan sulit untuk tidak menduga ada kepentingan asing dibalik kebijakan tersebut. Menurutnya, minyak adalah bisnis jangka panjang. Nah, dalam kebijakan itu rakyat diwajibkan harus membeli Pertamax langsung.

“SPBU asing akan mendapat luapan jumlah pelanggan yang luar biasa. Mereka bisa langsung membesar dan buka pom bensin di banyak wilayah di Indonesia, di mana keuntungannya dibawa ke luar negeri,” kata Kurtubi.

Menurutnya, sangat logis bila orang curiga ada “hengky pengky” antara operator SPBU asing dengan pembuat kebijakan. “Apa artinya bayar sekian miliar, sekian ratus miliar untuk bisnis yang sedemikian besar. Tetapi saat ini saya memang tidak punya bukti apakah kebijakan menguntungkan dia (asing),” ucapnya.
READ MORE ~>> Menyesalkan sikap ngotot pemerintah

Jumat, 07 Januari 2011

Johannes Maria Trilaksyanto Pujasumarta

Uskup Agung Semarang Monsignor (Mgr) Johannes Maria Trilaksyanto Pujasumarta dilantik hari ini, Jumat (7/1/2011) di Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci, Kota Semarang, Jawa Tengah. Misa agung dipimpin oleh Kardinal Julius Darmaatmaja SJ.

Mgr Pujasumarta sebelumnya menjabat sebagai uskup di Keuskupan Bandung sejak 15 Mei 2008. Pada 12 November 2010 lalu, Mgr Pujasumarta diangkat sebagai uskup untuk Keuskupan Agung Semarang oleh Paus Benedictus XVI.

Hadir dalam pelantikan tersebut 16 uskup dari seluruh Indonesia. Demikian catatan online Azka tentang Johannes Maria Trilaksyanto Pujasumarta.
READ MORE ~>> Johannes Maria Trilaksyanto Pujasumarta

Rabu, 05 Januari 2011

Sony diduga adalah Gayus

Sekretaris Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum Denny Indrayana mengatakan, mengunggah (upload) foto paspor Sony Laksono ke jejaring sosial Twitter adalah bagian dari transparansi proses kerja yang dilakukan Satgas. Sony diduga adalah Gayus yang tengah menyamar.

Di paspor Sony, ada foto Gayus dengan menggunakan wig. Denny mengatakan hal ini menanggapi kritik yang dilancarkan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso dan anggota Komisi Hukum, Fahri Hamzah. Intinya, mereka mengatakan, Denny sebaiknya menyerahkan foto tersebut ke kepolisian. Denny menilai tindakan yang dilakukan sah.

"Ini kan didapat dari saling berkoordinasi, bekerja sama. Jadi, Kementerian Hukum dan HAM punya data tentang paspor. Dan ini sudah disampaikan Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar. Jadi, saya hanya menguatkan informasi dari Pak Patrialis. Toh, ini bukan rahasia negara," kata Denny kepada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (5/1/2011).

Ia menambahkan, mengunggah foto paspor Sony melalui Twitter dilakukan demi penyebaran informasi kepada publik secara efektif. "Ini zaman social media di mana Twitter itu bagian dari alat yang efektif untuk menyebarkan informasi," kata Denny.

Sebelumnya, Priyo mengatakan, secara etika normal, Denny tidak seharusnya memublikasikan foto paspor Sony di ruang publik. "Temuan terakhir Satgas semakin membuat kita geleng-geleng. Saya tidak tahu apakah data mengenai paspor bisa diketahui lebih awal oleh Satgas atau Menkumham atau Polri. Kita mengapresiasi itu semua. Itulah 'hebatnya' Satgas, dalam tanda kutip," ujar Priyo.

Jika polisi belum memperoleh data itu, menurut dia, Satgas seharusnya melaporkan temuannya ke aparat penegak hukum. "Prosedur Denny dengan menaikkannya di Twitter tidak lazim, pasti mengagetkan penegak hukum. Kenapa kok Satgas bisa duluan dari polisi? Apakah karena memang masih investigasi intern atau karena Satgas suka hal yang sifatnya memukau," ujar politisi Golkar ini.

Priyo mengimbau Satgas agar secara terbuka membeberkan segala temuan yang dimilikinya dan tidak memublikasikannya secara sepotong-sepotong. Meski demikian, temuan dokumen paspor yang diduga digunakan Gayus untuk pelesir ke luar negeri merupakan temuan yang akan "menampar" aparat penegak hukum. Demikian catatan online Azka tentang Sony diduga adalah Gayus.
READ MORE ~>> Sony diduga adalah Gayus
 
 
Copyright © 2013 Setan Internet All Rights Reserved
Animal World